A.Latar Belakang
Di era globalisasi, teknologi informasi berperan sangat
penting. Dengan menguasai teknologi dan informasi, kita memiliki modal yang
cukup untuk menjadi pemenang dalam persaingan global. Di era globalisasi, tidak
menguasai teknologi informasi identik dengan buta huruf.
Dulu manusia telah mengenal yang namanya teknologi. Namun
tentunya teknologi dahulu jauh berbeda dengan teknologi yang saat ini.
Contohnya saja mesin tik, dulunya mesin ini digunakan orang-orang untuk membuat
dokumen. Namun karena adanya teknologi, sehingga memaksa mesin tik untuk
menyudahi jamannya dan digantikan dengan adanya komputer yang lebih efisien.
Selain itu, dulunya manusia pernah mengkonsep sebuah ide
atau imajinasi. Namun karena kurangnya teknologi yang ada pada jaman itu,
akhirnya konsep itu tak terlaksana. Contohnya saja, pada jaman dahulu manusia
membuat konsep agar orang yang berada di tempat yang berjauhan, dapat
merapatkan sesuatu atau bertemu. Namun karena dulunya tidak ada Teknologi yang
seperti itu, maka hingga dia meninggal, konsep tersebut belum terlaksana. Namun
karena jaman sekarang sudah ada teknologi yang seperti itu, sehingga sekarang
ada teknologi yang menyerupai konsep tersebut.
Perbedaan utama antara negara maju dan negara berkembang
adalah kemampuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kemajuan yang pesat di bidang
ilmu pengetahuan dan teknologi di negara-negara maju karma didukung oleh sistem
informasi yang mapan.
Sebaliknya, sistem informasi yang lemah di negara-negara
berkembang mengakibatkan keterbelakangan dalam penguasaan.ilmu pengetahuan.dani
teknologi. Jadi jelaslah bahwa maju atau tidaknya suatu negara sangat di
tentukan oleh penguasaan teirhadap informasi, karena informasi merupakan modal
utama dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang menjadi senjata
pokok untuk membangun negara.
Sehingga apabila satu negara ingin maju dan tetap eksis
dalam persaingan global, maka negara tersebut harus menguasai informasi. Di era
globalisasi dan informasi ini penguasaan terhadap informasi tidak cukup harnya
sekedar menguasai, diperlukan kecepatan dan ketepatan. Sebab hampir tidak ada
guna menguasai informasi yang telah usang, padahal perkembangan ilmu
pengetahuan dan teknologi yang sangat cepat mengakibatkan usia informasi
menjadi sangat pendek, dengan kata lain, informasi lama akan diabaikan dengan
adanya informasi yang lebih baru.
B.Perkembangan di Bidang
Komunikasi dan Informasi
Teknologi informasi serta Komunikasi dewasa ini
berkembang cepat menurut deret ukur. Dari tahun ke bulan, dari bulan ke minggu,
dari minggu ke hari, dari hari ke jam, dan dari jam ke detik! Informasi
memudahkan kehidupan manusia tanpa harus kehilangan kehumanisannya. Manusia
tidak bisa lepas dari pendidikan yang sebenarnya juga merupakan kegiatan
informasi, bahkan dengan pendidikanlah informasi ilmu pengetahuan dan teknologi
dapat disebarluaskan kepada generasi penerus suatu bangsa. Pengaruh dari
Teknologi informasi dan komunikasi terhadap dunia pendidikan khususnya dalam
proses pembelajaran. Dengan berkembangnya penggunaan Teknologi informasi dan
komunikasi ada lima pergeseran di dalam proses pembelajaran yaitu:
1.
Pergeseran
dari pelatihan ke penampilan,
2.
Pergeseran
dari ruang kelas ke di mana dankapan saja,
3.
Pergeseran
dari kertas ke “on line” atau saluran,
4.
Pergeseran
dari waktu siklus ke waktu nyata.
Sebagai media pendidikan komunikasi dilakukan dengan
menggunakan media-media komunikasi seperti telepon, komputer, internet, e-mail,
dsb. Interaksi antara dosen dan mahasiswa tidak hanya dilakukan melalui
hubungan tatap muka tetapi juga dilakukan dengan menggunakan media-media
tersebut.
Dengan adanya teknologi informasi sekarang ini
dosen dapat memberikan layanan tanpa harus berhadapan langsung dengan siswa.
Demikian pula siswa dapat memperoleh informasi dalam lingkup yang luas dari
berbagai sumber melalui cyber space atau ruang maya dengan menggunakan komputer
atau internet.
Hal yang paling mutakhir adalah berkembangnya apa yang
disebut “cyber teaching” atau pengajaran maya, yaitu proses pengajaran yang
dilakukan dengan menggunakan internet.
Istilah lain yang makin poluper saat ini ialah e-learning
yaitu satu model pembelajaran dengan menggunakan media teknologi komunikasi dan
informasi khususnya internet. E-learning merupakan satu penggunaan teknologi
internet dalam penyampaian pembelajaran dalam jangkauan luas yang belandaskan
tiga kriteria yaitu:
1.
E-learning
merupakan jaringan dengan kemampuan untuk memperbaharui, menyimpan,
mendistribusi dan membagi materi ajar atau informasi,
2.
Pengiriman
sampai ke pengguna terakhir melalui komputer dengan menggunakan teknologi
internet yang standar,
3.
Memfokuskan
pada pandangan yang paling luas tentang pembelajaran di balik paradigma
pembelajaran tradisional.
Pada saat ini e-learning telah berkembang dalam berbagai
model pembelajaran yang berbasis TIK seperti: CBT (Computer Based Training),
CBI (Computer Based Instruction), Distance Learning, Distance Education, CLE
(Cybernetic Learning Environment), Desktop Videoconferencing, ILS (Integrated
Learning Syatem), LCC (Learner-Cemterted Classroom), Teleconferencing, WBT
(Web-Based Training), dsb. Perkembangan Pendidkan di Era Globalisasi.
Manfaat-manfaat yang disebutkan di atas sudah dapat
menjadi alasan yang kuat untuk menjadikan Internet sebagai infrastruktur bidang
pendidikan di Indonesia. Untuk merangkumkan manfaat Internet bagi bidang
pendidikan di Indonesia adalah akses-akses :
1.
Perpustakaan;
2.
Pakar;
3.
Kegiatan
kuliah dilakukan secara online;
4.
Tersedianya
layanan informasi akademik suatu institusi pendidikan;
5.
Tersedianya
fasilitas mesin pencari data;
6.
Tersedianya
fasilitas diskusi;
7.
Tersedianya
fasilitas direktori alumni dan sekolah;
8.
Tersedianya
fasilitas kerjasama;
C. Pengaruh
Teknologi terhadap Budaya
Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama
oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi.
sebagaimana juga budaya, merupakan bagian tak terpisahkan dari diri manusia
sehingga banyak orang cenderung menganggapnya diwariskan secara genetis. Ketika
seseorang berusaha berkomunikasi dengan orang-orang yang berbeda budaya dan
menyesuaikan perbedaan-perbedaannya, membuktikan bahwa budaya itu dipelajari.
bangsa Indonesia harus mempersiapkan diri untuk pengaruh teknologi komunikasi
terhadap seluruh aspek kebudayaan kehidupan bangsa. Karena perkembangan
teknologi saat ini begitu luar biasa terutama yang berhubungan dengan
telekomunikasi dan informasi.
Teknologi komunikasi dapat mempengaruhi
aspek sosial dan budaya suatu kelompok masyarakat seperti dunia maya. jika
seseorang sudah merasa terlalu asyik dengan teknologi seperti di dunia maya.
Orang itu akan menghabiskan waktunya selama berjam-jam karena hanya
berinteraksi dengan seorang teman atau kenalan yang ada di dunia maya itu.
Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi sekarang memberikan pengaruh
tersendiri pada budaya di Indonesia. Saat ini, ketika teknologi semakin maju,
akan memunculkan masalah terhadap kebudayaan-kebudayaan daerah yang ada di
bangsa ini. Kebudayaan daerah akan semakin lenyap sebab masyarakatnya itu
sendiri yang melupakan atau tidak mengembangkan budaya yang ada. Bisa saja
kebudayaan Indonesia direbut kembali oleh bangsa lain karena ulah dari
masyarakatnya sendiri .
pengaruh lain dari perkembangan
teknologi yang cukup pesat ini dikhawatirkan berdampak buruk terhadap perilaku
kehidupan bermasyarakat. Hal ini dikarenakan, perubahan cepat dalam teknologi
informasi telah merubah budaya sebagian besar masyarakat indonesia, kemajuan teknologi
secara sadar ataupun tidak sadar telah banyak mengubah pola kehidupan
masyarakat. perubahan teknologi komunikasi ini memiliki beberapa dampak
terhadap kehidupan masyarakat. Walaupun memang perubahan ini memiliki beberapa
dampak positif dan juga negatif.
D.Dampak Teknologi Bagi
Kehidupan
Dengan hadirnya perkembangan
Teknologi Informasi ini, tentunya semua faktor memiliki dampak positif dan
negatif yang bisa berdampak dalam kehidupan kita. Kemajuan teknologi televisi,
Handphone, internet dapat berdampak sangat besar bagi kehidupan kita.
Dampak Positif :
1.
Membantu
dan mempermudah setiap pekerjaan
2.
Dapat
digunakan untuk berbisnis
3.
Memudahkan
dalam berkomunikasi
4.
Pencarian
informasi yang tidak terlalu sulit
5.
Kita
dapat mengetahui setiap kejadian dari belahan dunia lain tanpa perlu langsung
datang
6.
Mempercepat
arus informasi
7.
Media
hiburan
8.
Sebagai
lokasi untuk bisnis jual beli
9.
Sharing
dan berbagi file
Dampak Negatif:
1.
Individu
menjadi malas untuk bersosialisasi secara fisik
2.
Meningkatnya
penipuan dan juga kejahatan cyber
3.
Cyber
Bullying
4.
Konten
negative yang berkembang pesat
5.
Fitnah
dan juga pencemaran nama baik secara luas
6.
Menjauhkan
yang dekat
7.
Mengabaikan
tugas dan juga pekerjaan
8.
Mebuang-buang
waktu untuk hal yang tidak berguna
9.
Menurunnya
prestasi belajar dan juga kemampuan bekerja seseorang
Solusi Pencegahan
Secara umum dampak negatif TIK dapat dicegah dengan cara
sebagai berikut :
·
Perlunya
penegakkan hukum yang berlaku dengan dibentuknya polisi internet yang bertugas
untuk menentukan standar operasi pengendalian dan penerapan teknologi informasi
·
Menghindari
pemakaian telepon seluler yang berfitur canggih oleh anak-anak dibawah umur dan
lebih mengawasi penggunaan telepon seluler.
·
Perbanyak
membaca buku-buku yang bersifat edukatif.
·
Perbanyak
membaca buku-buku yang menambah keimanan (religi).
·
Perbanyak
aplikasi komputer yang bersifat mendidik.
·
Harus
bisa mengatur waktu antara berada di depan komputer/internet atau bermain games
dengan porsi belajar dan istirahat
E.Kesimpulan
Setinggi apapun kemajuan teknologi yang ditawarkan kepada
kita akan tetapi kita salah menggunakannya tentu akan membuat hidup kita
menjadi salah jalan, justru teknologi tersebut akan menyesatkan hidup kita
sehingga nilai – nilai budaya hidup kita tidak lagi sesuai dengan yang kita
harapkan, akhirnya ada yang harus dikorbankan dari kejadian tersebut.
Semuanya berpulang kembali kepada kita manusia sebagai
makluk sosial, apakah teknologi yang sedemikian canggih ini dapat kita
maksimalkan penggunaannya atau justru perkembangan teknologi yang menyeret kita
pada hancurnya kebudayaan kita ?
Jadi,
sejauh mana teknologi komunikasi berpengaruh terhadap kebudayaan?
Dengan adanya teknologi komunikasi selain dapat
melestarikan dan mengembangkan suatu kebudayaan tetapi dapat juga menghancurkan
kebudayaan tersebut.
F. Referensi





Tidak ada komentar:
Posting Komentar